oleh

Dinas pendidikan Maybrat sosialisasikan simpel bagi Guru SD dan SMP Se-kabupaten Maybrat

Maybrat, BorneoIndonesia com – Dinas pendidikan kabupaten Maybrat Gadeng Bank Papua sosialisasikan tabungan simpel (simpanan pelajar) tingkat SD dan SMP se kabupaten Maybrat, Selasa (17/11/2020)

Kegiatan simpel itu dibuka oleh Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM yang diwakili Sekda Maybrat, Jhoni Way, S.Hut, M.Si yang dihadiri kepala sekolah SD dan SMP se kabupaten Maybrat.

Sekda Maybrat Jhoni Way mengharapkan “kegiatan seperti ini sangat penting maka diikuti secara baik, dan hal yang belum dimengerti bisa ditanya baik. “Misalnya sistem perbankan yang belum kita tau perlu tanya, dan kebijakan yang dilakukan pemerintah Maybrat merupakan upaya membangun siswa siswi di usia dini untuk giat menabung untuk masa depan khususnya dunia pendidikan,”singkatnya.

Selain itu kepala dinas pendidikan Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu, S.Sos, M.Si kepada media ini mengutarakan program Simpel ini merupakan kebijakan dari pemerintah kabupaten Maybrat melalui dinas pendidikan memberikan visi dan misi bupati dan wakil bupati Maybrat periode 2017-2022.

Pemerintah Kabupaten Maybrat melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama Bank Papua Cabang Teminabuan dalam Membuka simpanan pelajar (Simpel) bagi 3.903 siswa sekolah dasar (SD) dan 1.180 siswa SMP yang beredar di wilayah pemerintahan kabupaten Maybrat.

“Kebijakan ini sebenarnya dilakukan di tahun anggaran 2020 tetapi karena Pandemi Covid-19 sehingga implementasinya dilakukan saat ini,”ujarnya usai kegiatan sosialisasi.

Menurut Kadis Pendidikan, data base itu sudah lengkap, berdasarkan data secara nasional yang disinkronkan melalui data Dapodik sekolah yang sudah tercover di Dirjen Dikdasmen.

“Ini pak bupati punya giat, melihat bahwa kita orang Maybrat ketika dapat uang langsung kasih habis, sehingga kebijakan bupati pakai dana Otsus untuk setiap siswa SD dan SMP di Maybrat mendapat Simpel, supaya anak-anak kita ada minat menabung sejak usia dini,”terang dia.

Ditanya terkait saldo awal kata dia, untuk SD Saldo awal itu sebesar Rp, 7.50.000 sedangkan SMP sebesar Rp, 1.000.000; Selanjutnya.

Kornelius mengakui bahwa sejak sosialisasi dibeberapa wilayah ini, banyak pertanyaan dari bunda PAUD dan TK terkait Simpel itu sebaiknya  dari PAUD dan TK.

“Sebenarnya begitu tetapi mendapat arahan dari bupati pada 3 April 2020 untuk melakukan pendataan di SD dan SMP untuk Simpel itu,”akunya.

Dirinya berharap proses penandatangan MU antara Pemkab Maybrat dan Bank Papua sudah jalan, tetapi ada ketentuan yang terikat disitu.

Simpel ini tidak memiliki SMS Banking, dan sistem lainya hanya kepentingan pendidikan. “Kita selamatkan generasi emas anak-anak Papua khususnya SDM orang Maybrat.

Jadi data base kita masukan ke bank Papua setelah itu keluar buku tabungan dan ATM dan akan dilakukan launching oleh bupati dan menyerahkan itu ke siswa siswi yang ada,”tuturnya.

Reporter: ones 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed