oleh

Masyarakat Meminta Keadilan

Kampar, Borneoindonesia.com – Warga Desa Kusau Makmur kecamatan Tapung Hulu,Kabupaten Kampar,Propinsi Riau merasa kecewa lambatnya penanganan banjir di duga akibat perbaikan jalan lintas menuju Propinsi,Kamis(19/11/2020.

Bapak Dadang Harmoko, warga Kusau Makmur yang mengalami imbas genangan air akibat gorong-gorong pembuangan air yang tersumbat merasa kecewa dengan sikap Kontraktor PT VIRA JAYA serta Pemerintah terlalu lambat dalam penanganan banjir tersebut.Beliau berkata,rumah saya sudah kebanjiran dan anak-anak saya terancam nyawanya.

“Pak Dadang Harmoko, meminta keadilan dari Negara berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi,”Negara Melindungi Segenap Bangsa Indonesia dan Seluruh Tumpah Darah Indonesia,”Tutur Pak Dadang.

Selanjutnya Awak Media juga berkoordinasi dengan Pemerintah baik Desa,Kecamatan,Kabupaten tetapi hasilnya sampai hari ini,”Nihil.

“Bapak Armus Siswanto beserta Pengurus Kelompok Budidaya ikan air Tawar,hanya dapat meratapi genangan air.Beliau berkata,”Kami tidak meminta uang dari Negara untuk beli bibit ikan dan Pakannya tetapi jangan kami di ganggu.

Beliau berkata ikan saya 1 minggu lagi udah siap Panen,ibarat Pribahasa untung tidak dapat di raih malang tidak dapat di tolak ini yang kami alami.

Hasil wawancara awak media dengan Ketua Kelompok Budidaya ikan air tawar sekaligus Pemilik Kolam,Bapak Armus Siswanto mengalami kerugian berkisar Puluhan juta Rupiah.Meminta Kepada Pimpinan Proyek infrastruktur jalan dan Pemerintah Daerah melakukan Ganti Untung.Di duga pengerjaan proyek tidak melakukan Analisa mengenai Dampak lingkungan(AMDAL) dengan baik,masyarakat kecil kami ini yang kenak dampaknya.

Bapak J.sihotang selaku Pemantau masyarakat Petani ikan air Tawar Desa Kusau Makmur, secara swadaya sangat menyesalkan ini sampai terjadi.Meminta Bapak Gubernur Riau dan Bapak Bupati Kampar beserta anggota Legislatif untuk turun gunung dan memberikan tindakan Tegas kepada Kontraktor, agar persoalan yang sama tidak terjadi lag ke depannya,”Pungkasnya.

(Irwan syah.panjaitan/ Kabiro Kampar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed