oleh

Siraturahmi Media, LSM Dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kampar

Kampar-Borneoindonesia.Com – Kabiro Kampar Borneoindonesia Irwan Syah Panjaitan, Pengurus LSM Bakorinkom Bela Negara V Riau Bapak Sunario,Neti Agustin dan Kabid Ketenagaan Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Bapak Admiral, SP, M.Si mengadakan Siraturahmi di Kantor Dinas bangkinang,Senin (28/09/2020)yang lalu.

Adapun Siraturahmi tersebut membahas banyak hal terutama Tentang,Pengelolaan Dana Bos,Kemajuan Pendidikan dan Kesejahteraan Guru yang ada di Kabupaten Kampar terkhusus di Tapung raya.

Bapak Admiral, SP, M.Si mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kampar yang berhalangan hadir dalam siraturahmi di sebabkan adanya Dinas luar dan mengucapkan terima kasih atas kunjungannya.

“Bapak Admiral, SP, M.Si menyampaikan Kemajuan Pendidikan tidak terlepas dari Kesejahteraan Guru serta dukungan dari elemen masyarakat.Di Sekolah-sekolah masih ada tenaga pengajar(Guru) masih mengharapkan Kucuran dari Dana Bos untuk gaji terutama Sekolah yang berada di daerah terpencil.

Beliau juga menyampaikan ada 1100 orang lebih kita ajukan ke Pusat P3K Non PNS untuk di angkat. Andaipun nanti di terima tidak sebanding dengan jumlah yang kita ajukan,”Tutur Pak Kabid.

Ketua LSM Bakorinkum Bela Negara V Riau Bapak Sunario, menyampaikan hal yang sama masih di temuai di Sekolah Menengah Pertama(SMP)dan Sekolah Menengah Atas (SMA), bertahun-tahun mengabdi masih mengharapkan honor dari Dana Bos artinya belum di angkat menjadi ASN.

“Selanjutnya Bapak Sunario menyampaikan,Berdasarkan UU NO 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Impormasi Publik(KIP)artinya Hak Publik untuk memperoleh impormasi sesuai dengan Perundang-undangan terutama dalam Pengelolaan Dana Bos. Yang bertujuan untuk menghindari kesalah- pahaman dari masyarakat terkhusus Wali murid.

Karena masih banyak di Temui di Sekolah Menengah Pertama(SMP),Sekolah Menengah Atas(SMA) yang ada di Tapung raya tidak sesuai peruntukan bahkan tidak bisa menjelaskan realiasasi dana tersebut.Meminta Kepada Dinas untuk memanggil Oknum Kepala Sekolah,”Nakal.

Di akhir Siraturahmi Kabiro Kampar menyampaikan tentang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri O6 Tapung Hulu yang berada di Desa Kusau Makmur.Honor yang di terima Tenaga Pendidik jauh dari pada standarisasi, rata-rata Rp 450.000/bulan dari Dana Bos.Selanjutnya meminta kepada Instansi terkait,terkhusus Bapak Bupati Kampar dan Bapak Gubernur Riau untuk mencari solusi persoalan tersebut demi Masa depan Anak Bangsa.

(Irwan Syah Panjaitan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed