oleh

Tanggul di Pondok Gede Permai Jebol Banjir 3 Meter 1000 KK di evakuasi

Bekasi,Borneoindonesia.com – Senin, (22/2/2021) Banjir di Pondok Gede Permai bukanlah hal baru di lihat namun kenyataannya pada Tanggal 18 – 19 Febuari 2021 adalah puncak hujan yang berdampak pada curah hujan terhadap aliran arus Cikeas sehingga Tanggul yang berada di Pondok Gede Permai pecah, sejarah ke dua setelah Januari 2020 mencapai ketinggian 3 Meter hingga 3.5 Meter sehingga warga dengan 1000 KK harus di evakuasi.

Kunjungan Langsung Menteri PUPR, Kapolda , serta Walikota untuk memastikan keselamatan Warga dan Perbaikan Tanggul secepatnya, Ketum LNPPAN saat di wawancara menjelaskan bahwa kesiapan dikiraan cuaca BMKG dalam hal ini meleset, sehingga Info tercepat di dapat oleh Komunitas KP2C 10 yang dapat di akses oleh WA serta Updatenya selalu per 30 menit.

Jadi Warga sebagian sudah mengungsi sebelum di evakuasi Menilai kinerja kerja ini seharusnya Walikota Bekasi mendukung Komunitas ini untuk Berkembang sebagai Pengawas serta bentuk peduli terhadap info Meluapnya Kali Cikeas dan Cilengsi.

Saat keterangan dari ABI seorang petugas SATGAS BNPB mengungkapkan Kedatangan Walikota Bekasi, Menteri dan Kapolda untuk memastikan bahwa tidakada korban jiwa serta perbaikan Tanggul secara cepat.

Bantuan dari PKS dan Partai Baru mulai berdatangan dan pembagian Masker oleh LNPPAN Pusat sebanyak 10.000 Pcs guna peduli dalam penularan Covid 19.demikian disampaikan Fernando Sagala yang bertugas.

(Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed