by

LASKAR MERAH PUTIH PERJUANGAN ” SIAP ” BELA NEGARA, CEGAH COVID – 19 UNTUK NKRI

Jakarta, Borneoindonesia.com -Laskar Merah Putih Perjuangan ( LMPP) amat sangat prihatin sedih atas adanya wabah virus covid – 19 yang ada di Republik Indonesia ini. Mari saudaraku bersama – sama segera menyehatkan Republik Indonesia kita, dengan cara menjaga kesehatan mulai dari orang terdekat. Sadar diri adalah senjata yang paling ampuh menghindari, mencegah dan mengusir virus covid -19 dari Republik Indonesia.

Ketua Umum Laskar Merah Putih Perjuangan Bapak Ir.D Yusad Regar mengingatkan ke generasi Bangsa yang besar, inilah cara kita membantu Bangsa, Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI) dan Pemerintah yang sedang berduka dengan adanya wabah covid – 19. Tidak bosan – bosan Sesepuh kita, Imam kita yang kini masih ingin mengabdi untuk Negara Republik Indonesia tercinta. Beliau adalah Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Prof. Dr.(H.C) K.H Ma’ruf Amin

Wakil Presiden Bapak Prof. DR. (H.C) K.H Ma’ruf juga meminta seluruh tokoh agama di daerah untuk tidak menyelenggarakan acara-acara keagamaan yang melibatkan banyak orang, sehingga penyebaran COVID-19 tidak semakin luas dan penanganannya saat ini bisa optimal. Supaya masyarakat itu bisa memahami bahwa bahaya corona ini kalau kita tidak bisa menjaga jarak,” kata Wapres.saat menyambangi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (23/3).

Dan saya ingin mengajak kepada ulama, kepada para pemimpin agama supaya menaati seruan-seruan Pemerintah. Apalagi sudah ada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk tidak menyelenggarakan pertemuan. Seharusnya para ulama ikut menjaga, memberikan tuntunan nasihat kepada masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, lanjut Wapres Prof.DR.(H.C) K.H Ma’ruf Amin, Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan COVID-19 antara lain dengan mendatangkan alat kesehatan dari China yang tiba di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin pagi.

Logistik medis tersebut akan digunakan untuk melindungi masyarakat yang masuk dalam kategori positif COVID-19, pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), hingga para petugas medis.

“Sekarang sedang dilakukan distribusi ke seluruh daerah, sehingga diharapkan dalam waktu dekat kebutuhan alat pelindung maupun alat kesehatan bagi mereka yang tercurigai itu sudah terjalin dengan baik,” ujar Wapres.

Kemudian pemerintah juga telah mengoperasikan Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran dengan kapasitas 3000 pasien. Selain sebagai tempat penanganan, RS tersebut juga dioptimalkan sebagai rumah isolasi. Penulis : (Cecep)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed